GimanaBiar Bisa Ikutan jadi Volunteer Java Jazz? Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2019 memang sudah sukses diselenggarakan pada 1-3 Maret kemarin. Menjadi seorang volunteer Java Jazz bakal memberi lo kenangan dan pengalaman yang berkesan. Jadi, kalau ada kesempatan tahun depan, pastikan lo ikutan daftar ya, Urbaners!
VolunteerJava Jazz 2020. Halo, Sobat Muda! Terima kasih atas antusiasme para pelamar program volunter Kompas Muda untuk kegiatan Harian Kompas di Java Jazz Festival 2020. Teman-teman yang mendaftar menjadi volunter Kompas Muda mendapatkan akses premium 30 hari sejak pendaftaran dilakukan.
Peluangmenjadi Volunteer WartaJazz di Java Jazz Festival 2020. Agus Setiawan Basuni February 24, 2020. 0 2,537 Less than a minute. Share. Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Skype WhatsApp Telegram Viber Share via Email. (28 Februari-1 Maret 2020) di JIEXPO Kemayoran sambil mendapatkan pengalaman seru!.
NLLmc. Voluntering Project Kompas Java Jazz Festival 2023 Halo, Sobat Muda! Terima kasih atas antusiasme mendaftar pada program volunter Kompas Muda untuk kegiatan Harian Kompas di Jakarta International Java Jazz Festival 2023. Teman-teman yang mendaftar menjadi volunter Kompas Muda mendapatkan akses premium selama 30 hari sejak pendaftaran dilakukan. Unduh aplikasi di Playstore atau Appstore, update informasi dan berita dalam genggaman. Pada tahap sebelumnya, telah terpilih 100 orang volunter untuk mengikuti webinar bersama tim Marcomm Kompas dan Dewi Gontha President Director – PT Java Festival Production yang tentunya memberikan pengetahuan dan ilmu baru. Selanjutnya, kita masuk ke tahap Pengumuman Final nama-nama terpilih yang akan bertugas di hari event Jakarta International Java Jazz Festival 2023. Selamat bagi kamu yang sudah berhasil menjadi Volunter Kompas di Java Jazz Festival 2023! Berikut untuk nama-nama Volunter yang sudah terpilih Videografer Agung Wirayudha Ardian Zaky Nafisa Antonius Alvin Sudirdja Ari Merdeka Gabriel Muhammad Harits Fauzan Yudha Pangestu Esha Putra Fotografer A. Fauzan Sabir Siradj Munir A Nila Eleora Putri Sianturi Ammardisa Albari Jurnalis Ni Putu Gita Cahyani Dewi Lydia Tesa Dundi Ichsan Perlambang Utama Event – MC Adli Muhammad Ahfaz Abdullah Given Biverly Ralda Tombokan Event – Product Knowledge Gabriela Yolanda Eliana Sabrina Clarissa Valencia Catat tanggalnya! Kita akan bertemu kembali dalam sesi briefing secara daring pada Selasa, 30 Mei 2023. Tim Marcomm Kompas akan menghubungi untuk info lebih lanjut. Bagi yang belum terpilih, enggak perlu bersedih hati karena kamu tetap bisa ikuti berbagai kegiatan Kompas di kesempatan selanjutnya.
Hi Sobat Muda Gak mau ketinggalan perhelatan Java Jazz 2019 pada 1-3 Maret 2019 di JIEXPO Kemayoran? Kompas Muda membuka kesempatan untuk kamu yang passionate di bidang jurnalistik, fotografi, dan event. Hmm, ngapain aja yah task-nya? Cek ketentuannya di bawah ini ya REPORTER TOTAL 3 ORANG Sobat Muda akan bertugas menuliskan reportase Java Jazz Festival 2019 sesuai brief untuk situs Kirim satu tulisan, dengan format Ms. Word, Min. 1500 kata disertai foto pendukung orisinil atau mencantumkan sumber foto. Memilih salah satu tema di bawah ini Review penyanyi atau grup musik favorit. Review musik salah satu line-up artist Java Jazz Festival 2019. Sobat Muda memilih tanggal availability pilih salah satu antara 1 – 3 Maret 2019 untuk melakukan liputan pada rentang waktu – WIB FOTOGRAFER TOTAL 3 ORANG Sobat Muda akan bertugas memotret event Java Jazz Festival 2019 sesuai brief untuk melengkapi tulisan reporter di situs Kirimkan 3 contoh foto terbaik kamu yang berkaitan dengan foto panggung, foto dengan tema musik, ataupun foto event. Spesifikasi foto jpg high resolution 300 dpi. Sobat Muda memilih tanggal availability pilih salah satu antara 1 – 3 Maret 2019 untuk melakukan liputan pada rentang waktu – WIB EVENT TOTAL 6 ORANG Sobat Muda bertugas membantu aktivitas di workshop Harian Kompas selama event berlangsung registrasi, perlengkapan, operasional, dll pada perhelatan Java Jazz Festival Memiliki passion dalam bidang Event Management. Tuliskan pengalaman dalam menghandle event baik dilingkungan kampus ataupun komunitas File ditulis dalam format Ms. Word min. 500 kata. Sertakan tulisan dengan judul “Motivasi Saya Menjadi Event Runner Harian Kompas“ File ditulis dalam format Ms. Word min. 500 kata. Sobat Muda bersedia untuk ditugaskan pada workshop fotografi Harian Kompas yang berlansung pada Sabtu, 2 Maret 2019 pukul 1300 – 1800 WIB Ketentuan Umum Bagi Kandidat Pelamar berusia minimal 17 tahun, masih berstatus pelajar SMA atau mahasiswa aktif untuk wilayah jabodetabek. Pelamar wajib melampirkan surat ijin dari orang tua untuk mengikuti kegiatan, download di sini. Pelamar wajib mengirimkan dokumen persyaratan sesuai dengan posisi yang dipilih dan menyertakan CV wajib disertai foto close up Mendapatkan ID Daily Pass Java Jazz Festival sesuai dengan tanggal tugas Kandidat terpilih Reporter, Fotografer, dan Event TIDAK dapat memasuki area Media Pit di Hall manapun di Java Jazz Festival khusus untuk fotografer dan tunduk terhadap semua peraturan yang diberlakukan oleh penyelenggara Java Jazz Festival Kandidat terpilih menjaga nama baik Harian Kompas dan mempergunakan ID Daily Pass sebagaimana mestinya Mengisi formulir pendaftaran di bawah ini. Wajib hadir pada technical briefing. Harian Kompas hanya akan menghubungi kandidat terpilih. Harian Kompas menyediakan 1 kali konsumsi makan malam. Barang pribadi yang hilang selama berlangsungnya acara secara langsung akan menjadi tanggung jawab pribadi masing-masing kandidat terpilih dan bukan tanggung jawab dari Harian Kompas, sehingga kandidat terpilih diwajibkan untuk menjaga keamanan barang pribadinya pada saat berlangsungnya acara. Harian Kompas memberikan penggantian transportasi per orang per hari sebesar Rp seratus ribu rupiah Harian Kompas tidak memungut biaya apapun selama proses seleksi volunteer. Kandidat terpilih wajib mengikuti instruksi maupun peraturan yang diberikan oleh Harian Kompas untuk kelancaran pelaksanaan tugasnya pada saat berlangsungnya acara. Kandidat mendapatkan sertifikat dari Harian Kompas Jadwal Pengiriman, Seleksi Berkas, dan Pengumuman Pengiriman Berkas dengan mengisi formulir di bawah ini. Pendaftaran 18 – 22 Februari 2019 Pengumuman 23 Februari 2019 Technical Briefing 25 Februari 2019, pukul 1700 WIB Gd Kompas Gramedia Jl Palmerah Selatan 26-28, Jakarta SELAMAT KEPADA PARA KANDIDAT TERPILIH Reporter & Fotografer Jumat, 1 Maret 2019 Maria Oktaviana SMAN 7 Tangerang Selatan Fauziah Mutiara F. R. IISIP Jakarta Sabtu, 2 Maret 2019 Monika Febriana UIN Jakarta Yordan Christopher Andronikus Hutabarat Institut Kesenian Jakarta Minggu Nur Kamilah Universitas Negeri Jakarta Fachri Sani Octavian Universitas Krisnadwipayana Event Andre Yosua Universitas Singaperbangsa Charissa Nabilla Universitas Indonesia Jane Mitha London School of Public Relation Fathiya Salsabila Universitas Indonesia Alvin Yoga Fanany Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta Ratu Salza Handayani Universitas Indonesia
Postingan ini sebenernya cuma pengen bagi-bagi pengalaman aja. bagi yang minat atau bagi yang belum minat tiba-tiba jadi minat buat jadi Volunteer Talent Treatment Liaison Officer di acara festivalnya java production. yaah… biar anda-anda semua punya gambaran aja sih sama referensi dari internet. ok cukup, biar saya sudahi basa-basi yang basi ini. awalnya, saya iseng daftar jadi Volunteer di Java Jazz. kayanya udah lebih dari kesejuta kalinya, dari awal saya SMA kayanya saya udah sering coba daftar tapi entah kenapa saya selalu milih buat bagian Merchandise atau Media Partner belom pernah nyoba pilih Talent Treatment, kenapa eh kenapa, karena awalnya saya ga paham Talent Treatment apaan. suer deh. nah, tahun ini saya ga ngarep nih sambil iseng ah coba ah pilih Talent Treatment ngapain sih. heuh. terus saya pilih. dan saya coba masukin poto saya macem poto KTP 2×3 pokonya potonya kaku banget deh kaya orang mau daftar nikah di KUA gitu. setela berangsur-angsur ga ngarep hingga saya luput saya pernah daftar buat jadi Volunteer, tiba-tiba ada e-mail masuk mengatasnamakan orang dari JP kalo misalkan saya ada interview senin besok dengan posisi sebagai Talent Treatment. beginilah bentuk e-mail sakti yang dikirim sama Java Production. duh? bener banget? interviewnya ngapain? langsung saya googling, dan resultnya ya begitu katanya. cuma ditanya-tanyain iseng istilahnya. senin siangnya saya pergi ke kantor JP, letaknya di sebrangan binus inter. pokonya saya masih rada nerawang deh ini Jakarta bagian mana orang bekasi sob, jauh nih 3 hari baru sampe sini saya dateng jam 1 lewat mau menuju setengah 2. di-email ditulis jam 2 mulai interview. saya udah liat banyaaaaak banget orang-orang. makin jiper aja, jangan-jangan ini interview bener-bener diseleksi trus nanti ada yang lolos dan ga lolos macem Akademi Fantasi Indosiar gitu. *tepok jidat* saya nyampe dan mulai sksd gitu, semua orang disenyumin trus nimbrung ngobrol. semuanya otomatis pada nanya, “kuliah dimana” lalu saya tertawa, berasa tua buk. saya bilang “di unpad bandung” “oh, dari bandung dong ini.” saya senyum bego, “ah ngga dong.” lalu diem. jam 2 lewat akhirnya mulai diabsen satu-satu. ditanya waktu kerjanya bisa kapan. otomatis saya jawab saya bisa full seminggu dong. dan oke. lalu ada proses pemisahan, antara yang bisa bahasa inggris dan yang kurang fasih berbahasa inggris. saya memisahkan diri. lalu kita semua disuruh keluar buat dipanggil 1-1. well, interviewnya ga 1 orang 1 ruangan 1 interviewer ko. saya masuk barerng 6 orang lainnya. interviewernya ada 3 tapi hanya 1 yang mendominasi. mbak Inge, kalo ga salah namanya. doski keliatan udah senior banget. 2 lainnya, yang cuma macem juri lomba masak duduk dan angguk-angguk, ada ka Dandy sama ka Putri. yup mereka berdua rupanya kordiantor LO inter. interviewnya ditanya apa? pertama, bukan nama saya dipanggil. saya lupa siapa namanya, cewek jenis kelaminnya lah. dilihat form kita waktu isi di web dan ditanyain kamu pernah jadi LO tolong ceritakan acaranya apa, in english. alis saya otomatis nyambung, that’s… it? sayangnya, wanita tersebut agak sedikit malu-malu bahasa inggrisnya. hingga mbak Inge memutuskan buat nyoret-nyoret kertasnya lalu dipisahin. yup, dia dipindah jadi LO Indonesia. which is, her job would be less and less hectic than ours. lanjut ke rekan saya, namanya Boby, keliatan lah doski emang udah paham betul dan sempet jadi anak radio binus. dan yup, lolos lah. lalu, “Liliana?” saya angkat tangan. entah kenapa saya selalu reflek sambil ngomong “aku, hadir.” begitu dari jaman SD kalo nama saya dipanggil. “kamu pernah jadi LO sebelumnya?” shit, saya inget saya isinya belom pernah jadi LO di form pendaftaran “nope.” nyengir-nyengir kambing “tapi kamu tahu tugas LO apa aja? tolong dengan bahasa inggris.” “well, as far as i know what LO does is keeping the Talents in good shape physically and mentally? getting em ready to performance, bodyguarding while off stage, be their babysitter 24/how many days are they staying, and yup!” doooooh, taunya itu doang. asem. “jadi babysitter doang ya LO tuh? duh, kalo gitu saya mah hire babysitter aja jangan kamu ah.” “noooo.” meledak idung saya. “oke, next. apa yang kamu lakukan kalo kamu under pressure. kalo tiba-tiba koordinator kamu marah. artis kamu ga mau manggung.” “hmmmmmmm…… 5 mins of hmmm, well, as a normal human being which was i liedddd i would be panicked at first, my face went sour and i might punch a wall if i had to. but, well, just keep em aside, this is work, so be professional and let the punches break my patient walls and do the job. if my coordinator pissed at me, i would do my best to downside up their moods. they must be having a bad day, uh jiiir, tukang jilat, if my talents didn’t want to perform, well, i would find the source, maybe they didn’t get what they want or something in their minds or… abis isian di otak i would find the source, and turn down the fire. thats it.” lalu mba Inge senyum. “panggilan kamu apa?” “lily.” “hem, oke. good. next!” that’s it? di kelompok saya ada 4 orang yang akhirnya dipindah ke LO indo dan dipindah ke divisi lain. sepengetahuan saya, mba Inge cari orang yang kalo ngomong PD, biar salah biar ngaco, asal PD aja sih. sebelah saya bahasa inggrisnya ancur lebur kaya bubur koran. tapi doski keterima. jangan pernah munculin wajah lo kalo abis dilabrak dosen begitu lagi presentasi. pasang senyum macem Joker dan ngomong se-masuk akal mungkin. alhasil, lo ga bakalan di-interview ulang buat digeser ke divisi lain. begitu selesai mereka bilang kita harus foto buat ID dan mereka bakalan inform lagi masalah Techincal Meeting. kesimpulannya, kalo anda semua udah dapet e-mail buat interview, ga adalah kata eliminasi macem di Kontes Dangdut Indonesia. semua keterima, hanya saja, kalian di-interview buat meyakinkan mereka kalo kalian layak di Divisi tersebut. kalo ga layak yaa, lempar ke divisi lain ko. tapi tetep deh, foto buat ID Card. Good luck 🙂 Tags Interview, Interview Java Jazz Volunteer, Java Jazz, Java Jazz 2015, Liaison Officer, LO Java Jazz, Talent Treatment, Volunteer, Volunteer Liaison Officer Java Jazz