Konsepruang merupakan lokasi atau tempat terjadinya suatu peristiwa sejarah. Konsep ruang atau dimensi spasial dalam mempelajari sejarah memiliki pengertian umum, yaitu: Ruang adalah tempat terjadinya peristiwa sejarah Fokus pada di mana peristiwa itu terjadi
Lalu yang menjadi unsur utama dalam tari adalah ruang. Unsur ini menjadi tempat untuk bergerak. Tempat untuk bergerak dalam pengertian harfiah yaitu panggung atau pentas tempat untuk menari, baik
Senitari adalah terbentuk dari unsur utama tari berupa tiga hal dan unsur pendukung tari. dari berbagai sumber, unsur utama tari adalah gerak, ruang, dan waktu.. Hal yang sama dijelaskan dalam buku berjudul Seni Budaya Kelas XII yang dipublikasikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), unsur utama tari adalah unsur tenaga, unsur ruang, dan unsur penggunaan waktu.
Dalamkonsep ini, manusia merupakan subjek dan objek sejarah. Hal ini karena manusia merupakan pelaku dari sejarah tersebut. Konsep ruang dan waktu adalah unsur penting yang tidak mungkin terpisahkan dalam peristiwa kehidupan manusia. Seluruh perbuatan manusia di kehidupannya pasti berlangsung bersamaan dengan tempat dan waktu. Kedua hal tersebut tak mungkin lepas dari hidup manusia. Sebab, perjalanan manusia pasti tercatat oleh waktu pada suatu tempat atau ruang.
JurnalJPE, Vol. 23, No. 1, Bulan Mei, Tahun 2019 JPE-UNHAS Makna Ruang Pangrampak dalam Arsitektur Toraja Lexsi Yosua Masseleng*, Muh. Mochsen Sir, Victor Sampebulu Departemen Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin Jl. Poros Malino km.6, Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan 92171 *Email: wafxtermania@ 10.25042/jpe.052019.xx Abstrak Pangrampak
Salahsatu unsurnya adalah latar yang meliputi tempat, waktu,
Nah sekarang ayo kita analisis unsur intrinsic setting atau latarnya. Latar tempat: ruang keluarga; Latar waktu: masa kini; Latar suasana: sedih (terkulai di kursi seperti orang mati. Nah, itulah cara membaca latar dengan sederhana. Kadang-kadang latar bisa langsung terlihat dari kata-kata yang dipakai, dan bisa juga tersirat. Kamu juga bisa, kan?
Tempat Ruang, dan terutama waktu Termasuk kedalam Unsur yang bernama Lattar/Setting. Semoga Membantu, Jadikan Jawaban Terbaik ya ^^
Spasial(ruang) ialah tempat terjadinya sebuah peristiwa sejarah tersebut. Sedangkan temporal (waktu) ialah berhubungan dengan kapan peristiwa tersebut telah terjadi. Sedangkan manusia merupakan subjek serta objek sejarah. Selanjutnya manusia ialah sebagai pelaku serta penulis sejarah itu sendiri.
Manusiaruang dan waktu adalah 3 unsur utama dalam sejarah. Konsep ruang juga bisa diartikan sebagai konsep dimana paling melekat terhadap waktu. Suatu gejala atau peristiwa pada suatu ruang tidak berdiri sendiri tetapi akan terkait dengan gejala atau peristiwa pada ruang yang lainnya. Konsep diakronik memiliki ciri ciri sebagai berikut.
ddlBZCi. Konsep Ruang Dan Waktu Dalam Sejarah – Sejarah ialah mengenal adanya dimensi spasial serta dimensi temporal. Spasial ruang ialah tempat terjadinya sebuah peristiwa sejarah tersebut. Sedangkan temporal waktu ialah berhubungan dengan kapan peristiwa tersebut telah terjadi. Sedangkan manusia merupakan subjek serta objek sejarah. Selanjutnya manusia ialah sebagai pelaku serta penulis sejarah itu sendiri. Untuk lebih jelasnya berikut penjabaran secara rincinya. Ruang dimensi spasial adalah suatu tempat dimana terjadinya berbagai peristiwa alam ataupun peristiwa sosial serta peristiwa sajarah dalam proses perjalanan waktu. Konsep ruang juga bisa diartikan sebagai konsep dimana paling melekat terhadap waktu. Berikut secara umum penjelasan konsep ruang dalam mempelajari sejarah. Ruang adalah tampat terjadinya berbagai peristiwa-peristiwa dalam perjalan suatu peristiwa dimana berdasarkan dimensi waktunya tidak bisa terlepaskan dari ruang waktu terjadinya peristiwa tersebut. Saat waktu menitikberatkan terhadap aspek kapan peristiwa tersebut terjadi. Maka konsep ruang menitikberatkan terhadap aspek tempat dimana peristiwa tersebut terjadi. Konsep Waktu Waktu dimensi temporal mempunyai dua makna, ialah makna denotatif dan konotatif. Makna waktu secara denotatif ialah suatu satu-kesatuan, dimana detik, menit, jam, hari, minggu, bulan, tahun, abad, serta seterusnya. Pada umumnya, berikut konsep waktu dalam mempelajari sejarah yang ada. Baca Juga Pengertian Sosiologi Masa lampau itu sendiri ialah sebuah masa dimana sudah terlewati. Tetapi, masa lampau bukan merupakan sebuah masa yang final ataupun berhenti. Masa lampau itu bersifat terbuka serta berkesinambungan. Dimana apa yang terjadi dimasa lampau bisa dijadikan gambaran bagi kita untuk bertindak dimasa yang akan datang ataupun sekarang, serta untuk mencapai kehidupan yang lebih baik di masa yang akan mendatang. Sejarah bisa digunakan sebagai modal awal untuk bertindak dimasa kini atau sebagai acuan untuk perencanaan masa yang akan datang. Pentingnya Waktu Dalam Sejarah Sejarah ialah sebagai suatu ilmu dimana kata sejarah berasal dari bahasa Arab “syajara” yang artinya ialah terjadi ataupun “syajaratun” baca syajarah, dimana artinya pohon kayu itu tumbuh serta berkembang. Jadi pengertian sejarah secara etimologis, ialah tumbuh, hidup, serta berkembang dimana akan berlangsung terus tiada hentinya sepanjang masa atau usia. Berikut beberapa definisi sejarah yang dikemukakan oleh para ahli dimana memiliki penekanan pada konsep waktu 1. Edward Hallet Carr Sejarah ialah suatu prosesnya interaksi dimana serba terus antara sejarawan dengan fakta-fakta yang ada padanya, atau suatu dialog tiada henti-hentinya dimasa sekarang dengan masa yang silam. 2. James Bank Sejarah merupakan seluruh peristiwa masa lampau sejarah sebagai kenyataan. Sejarah bisa membantu para siswa agar memahami perilaku manusia pada masa lampau, sekarang serta yang akan datang. 3. Ismaun Sejarah merupakan sebuah Ilmu Pengetahuan dimana mengenai rangkaian kejadian yang berkualitas terhadap masyarakat manusia serta segala aspek didalamnya. Dimana proses gerak perkembangannya yang kontinyu dari awal sejarah hingga saat ini. Dimana berguna bagi pedoman sebuah kehidupan masyarakat manusia masa sekarang dan arah cita-cita masa depan. Keterkaitan Waktu Dengan sejarah Keterkaitan antara waktu terhadap peristiwa sejarah meliputi 4 hal didalamnya, ialah sebagai berikut. 1. Perkembangan Perkembangan masyarakat terjadi, jika berturut-turut masyarakat bergerak dari satu bentuk ke bentuk yang lainnya, dari yang sederhana ke bentuk yang akan lebih kompleks. Contohnya ialah perkembangan masyarakat manusia dari masa lampau hingga saat ini atau sekarang. 2. Kesinambungan Kesinambungan terjadi, jika suatu masyarakat baru hanya melaksanakan adopsi lembaga-lembaga yang lama. 3. Pengulangan Pengulangan terjadi jika peristiwa yang pernah terjadi dimasa lampau terjadi lagi dimasa selanjutnya, contohnnya seperti jatuhnya kekuasaan Presiden Soekarno akibat aksi-aksi para mahasiswa dan itu terjadi kembali pada Presidan Soeharto “Lengser Keprabon”, dimana terjadi akibat aksi para mahasiswa. 4. Perubahan Perubahan terjadi jika masyarakat mengalami pergeseran, sama halnya seperti perkembangan. Akan tetapi, asumsinya adalah dengan adanya perkembangan besar-besaran serta dalam waktu yang relatif singkat. Umumnya sering terjadi akibat pengaruh dari luar. Contohnya seperti Gerakan Paderi di Sumatera Barat dimana menentang kaum adat. Keterkaitan Konsep Ruang & Waktu Dalam Sejarah Proses terjadinya sebuah peristiwa serta perubahannya berlangsung didalam batas ruang dan waktu. Suatu kejadian bisa diamati berdasarkan dimensi ruang, dimensi waktu serta dimensi manusia. Baca Juga Isi Supersemar Berdasarkan dimensi ruang, suatu peristiwa mempunyai batas-batas tertentu. Berdasarkan dimensi manusia, manusia menjadi objek serta subjek dari peristiwa tersebut. Berikut keterkaitan konsep ruang dan waktu dalam mempelajari sebuah sejarah. Konsep ruang dan waktu ialah sebagai unsur penting dimana tidak bisa dipisahkan dengan kehidupan manusia sebagai subjek atau palaku bentuk aktivitas manusia pasti berlangsung bersamaan terhadap tempat dan waktu selama hidupnya tidak dapat dilepaskan dari unsur tempat dan waktu. Hal ini dikarenakan perjalanan manusia sama dengan perjalanan waktu itu sendiri pada suatu tempat dimana manusia tersebut hidup atau beraktivitas. Apakah hubungan manusia dengan sejarah ?Hubungannya manusia ialah objek sekaligus pelaku didalam sebuah sejarah yang ada Bagaimana ciri-ciri konsep ruang dalam sejarah ?1. Terdapat manusia dalam pelaku peristiwa sejarah tersebut2. Dipengaruhi oleh kekuatan yang berada diluar manusia, ialah berupa kekuatan fisik-material atau dimensi alam3. Adanya pengkajian mengenai sebuah peristiwa dan perkembangannya Bagaimana ciri-ciri konsep waktu dalam sejarah ?Konsep waktu dalam sejarah begitu diperlukan sebagai pengelompokan-pengelompokan dimana berdasarkan waktu pembabakan maupun periodisasi suatu peristiwa sejarah serta urutan waktu terjadinya peristiwa sejarah kronologis ataupun diakronis. Baca Juga Sejarah Pancasila Demikianlah pembahasan artikel kali ini, semoga bermanfaat dan menjadi ilmu pengetahuan baru bagi para pembaca.
RuangA. Pengertian RuangMenurut Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 mengenai tata ruang, ruang adalah wadah yang meliputi ruang darat, ruang laut, dan ruang udara, termasuk ruang di dalam bumi sebagai satu kesatuan wilayah, tempat manusia dan makhluk lain hidup, melakukan kegiatan, dan memelihara kelangsungan hidupnya. Demikian Ruang merupakan wadah atau spasial yang sering disebut-sebut dalam berbagai bidang. Karena merupakan wadah, ruang tentu saja bisa diisi berbagai macam hal sesuai peruntukkannya. Membahas tentang Ruang tidak lepas dari Struktur Ruang dan Pola Nursid Sumaatmadja dalam Studi Geografi Suatu Pendekatan dan Analisa Keruangan 1981, ruang adalah tempat di permukaan bumi, baik secara keseluruhan maupun hanya sebagian yang digunakan makhluk hidup untuk tinggal. Ruang juga dapat diartikan sebagai wadah dari semua aktivitas manusia, hewan, tumbuhan yang ada di permukaan bumi. Ruang tidak hanya sebatas udara yang bersentuhan dengan permukaan bumi. Tapi juga lapisan atmosfer terbawah yang memengaruhi permukaan bumi. Ruang juga mencakup perairan yang terdapat di permukaan bumi yaitu laut, sungai, danau, ataupun yang ada di bawah permukaan bumi air tanah sampai ke kedalaman tertentu. Dikutip dari Education Standards, konsep ruang adalah konsep yang berfokus pada lokasi dan distribusi keruangan, serta cara orang mengatur dan mengelola ruang yang ditinggali. Bintarto medefinisikan interaksi antar ruang sebagai proses timbal balik yang memiliki pengaruh terhadap tingkah laku, baik secara langsung ataupun tidak langsung. Ini sebagaimana tercantum dalam buku Ilmu Pengetahuan Sosial oleh Iwan Setiawan, Dedi, Suciati, dan A. Menurut Para Ahli1. Lao Tzu, ruang adalah ” kekosongan ” yang ada di sekitar kita maupun di sekitar objek atau benda. Ruang yang ada di dalamnya lebih hakiki ketimbang materialnya/masanya. Kekosongan yang terbingkaikan adalah sebagai transisi yang memisahkan arsitektur dengan fundamental. Menurutnya, terdapat tiga tahapan hierarki ruang yaknia. Ruang adalah hasil serangkaian secara tektonikb. Ruang yang dilingkupi bentukc. Ruang peralihan yang membentuk suatu hubungan antara dunia di dalam dan dunia di Plato, ruang adalah sesuatu yang dapat terlihat dan teraba, menjadi teraba karena memiliki karakter yang jelas berbeda dengan semua unsur lainnya. Plato menginginkan kini, segala sesuatunya harus berwadah, kasat mata, dan Rudolf Amheim, ruang adalah sesuatu yang dapat di bayangkan sebagai suatu kesatuan terbatas atau tak terbatas, seperti keadaan yang kosong yang sudah di siapkan untuk mengisi Imanuel Kant, ruang bukanlah merupakan sesuatu yang objektif atau nyata merupakan sesuatu yang subjektif sebagai hasil pikiran Unsur Pembentuk RuangSeperti yang dijelaskan sebelumnya, ruang tidak dapat di pisahkan dari kehidupan manusia dalam berbagai bidang, baik secara Psikologi, emosional, dan dimensional. Manusia berada dalam ruang, bergerak, menghayati, berpikir dan juga menciptakan dan menyatakan bentuk dunianya. Terdapat beberapa elemen pembentuk ruangan di antaranya,1. Bidang Alas/Lantai The base Plane . Oleh karena lantai Merupakan pendukung segala aktivitas kita di dalam Bidang Dinding/pembatas The vertical Space Devider . Sebagai unsur perancangan bidang dinding dapat menyatu dengan bidang lantai atau sebagai bidang yang Bidang atap/langit-langit The Overhead Plane . Bidang atap adalah unsur pelindung utama dari suatu bangunan dan pelindung terhadap pengaruh ketiga unsur di atas adapun beberapa faktor lain yang turut mempengaruhi terbentuknya suatu ruang. Faktor-faktor tersebut adalah dimensi, wujud, konfigurasi permukaan, sisi bidang dan bukaan-bukaan. Suatu ruang tidak saja mempunyai bentuk secara Karakteristik RuangMenurut Aristoteles, ruang adalah sebagai tempat topos suatu di mana, atau suatu place of belonging, ruang menjadi lokasi yang tepat di mana setiap elemen fisik cenderung berada. Terdapat 5 karakteristik ruang dirangkum di antaranya, 1. Tempat melingkupi objek yang ada padanya2. Tempat bukan bagian yang dilinkunginya3. Tempat dari suatu objek yang tidak lebih besar atau lebih kecil dari objek tersebut4. Tempat dapat di tinggalkan oleh objek dan dapat di pisahkan dari objek5. Tempat selalu mengikuti objek walaupun objek terus bergerakD. Interaksi AntarruangSetiap ruang yang ada di permukaan bumi memiliki ciri khas yang berbeda-beda antar satu wilayah dengan wilayah lain. Perbedaan inilah yang menyebabkan adanya interaksi antar ruang di permukaan bumi. Interaksi antar ruang memiliki syarat tertentu, di antaranya adalah memiliki kesempatan antara, kemudahan transfer, dan saling melengkapi. Interaksi antarruang adalah pergerakan orang, barang atau informasi dari satu daerah ke daerah lain atau dari daerah asal menuju daerah tujuan. Ada beberapa kondisi saling bergantung yang diperlukan untuk terjadinya interaksi keruangan di antaranya, 1. Saling melengkapi Complementarity, atau disebut pula Regional Complementary adalah kondisi saling melengkapi yang terjadi jika ada wilayah-wilayah yang berbeda komoditas yang Kesempatan antara Intervening opportunity, merupakan suatu lokasi yang menawarkan alternatif lebih baik sebagai tempat asal maupun tempat tujuan. Jika seseorang akan membeli suatu produk, maka ia akan memperhatikan faktor jarak dan biaya untuk memperoleh produk Kemudahan transfer transferability, pengangkutan barang atau juga orang memerlukan biaya, biasanya biaya yang dicari adalah biaya yang lebih rendah. Jika biaya tersebut terlalu tinggi dibandingkan dengan keuntungannya, maka interaksi antar ruang tidak akan terjadi. Kemudahan transfer dan biaya yang diperlukan juga sangat tergantung pada ketersediaan infrastruktur sarana dan prasarana yang menghubungkan daerah asal dan Interaksi Antar Ruang1. Mobilitas Penduduk, mobilitas penduduk menjadi salah satu bentuk interaksi antar ruang. Jenis interaksi ini diartikan sebagai bentuk pergerakan atau perpindahan manusia. Contohnya urbanisasi, imigrasi, transmigrasi, Komunikasi, adalah interaksi yang dilakukan lewat perpindahan ide atau gagasan. Interaksi ini dapat berupa pengiriman informasi secara langsung ataupun tidak langsung. Contohnya berita di televisi, internet, koran, Transportasi, adalah interaksi yang terjadi akibat perpindahan barang atau energi. Contohnya pengangkutan barang, perdagangan ekspor-impor. Dari berbagai sumberDownload
- Sejarah berasal dari bahasa arab syajaratun yang berarti pohon. Pohon memiliki makna pertumbuhan yang terjadi terus-menerus dari ranting, dahan, daun, bunga, dan hasil buahnya seperti kejadian sejarah. Pertumbuhan pada seluruh bagian pohon dapat diartikan sebagai keturunan, asal-usul, dan Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI, sejarah memiliki 3 tiga pengertian yaitu asal-usul silsilah keturunan, kejadian dan peristiwa yang terjadi di masa lalu, dan pengetahuan uraian tentang peristiwa dan kejadian yang sudah terjadi di masa lampau. Dikutip dari modul Pengertian dan Konsep Sejarah oleh Ismaun, Edward Hallet Carr mengatakan bahwa sejarah adalah proses interaksi serba terus antara sejarawan dengan fakta-fakta yang ada padanya, atau suatu dialog tiada henti-hentinya antara masa sekarang dengan masa silam. Menurut J Bank dalam buku Ilmu Sejarah dan Historiografi; Arah dan Perspektif 1985, sejarah merupakan semua kejadian atau peristiwa masa lampau yang bertujuan untuk memahami perilaku masa lalu, masa sekarang dan masa yang akan datang. Secara sederhana, definisi sejarah dapat dipahami sebagai pengetahuan mengenai peristiwa dan kejadian yang terjadi di masyarakat pada masa lalu sesuai kausalitas dan segala aspek perkembangannya. Sejarah bermanfaat sebagai pengalaman pedoman masyarakat masa sekarang dan masa yang akan datang untuk mencapai tujuan serta cita-cita. Konsep Ruang dan Konsep Waktu dalam Pembelajaran Sejarah Dalam sejarah, dikenal adanya unsur konsep ruang dimensi spasial dan konsep waktu dimensi temporal. Konsep waktu berhubungan dengan lokasi sebuah peristiwa dan kejadian pada saat sejarah terjadi. Sedangkan dimensi temporal merupakan kapan waktu suatu peristiwa dan kejadian berlangsung. Dikutip dari buku Sejarah Indonesia oleh Veni Rosfenti 2020, pada peristiwa dan kejadian sejarah, manusia berperan sebagai subjek pelaku dan objek penulis. Setiap aktivitas dalam kehidupannya selalu diiringi dengan ruang dan waktu yang mengakibatkan unsur dari keduanya tidak dapat dipisahkan dan saling melengkapi. a. Konsep Ruang Dimensi SpasialKonsep ruang berarti lokasi tempat terjadinya peristiwa dan kejadian sejarah. Secara umum pengertian konsep dimensi spasial dalam mengungkap mempelajari sejarah adalah sebagai berikut Ruang merupakan tempat berbagai macam kejadian dan peristiwa berlangsung dalam perjalanan waktu. Penelaahan peristiwa atau kejadian berdasarkan dimensi waktu yang tidak dapat terlepas dari ruang dan waktu keberlangsungannya. Konsep waktu bertumpu kepada kapan peristiwa atau kejadian tersebut terjadi di waktu lampau. Sedangkan konsep ruang berfokus kepada di mana peristiwa atau kejadian sejarah tersebut pernah terjadi sebelumnya. Infografik SC Konsep Ruang dan Waktu dalam Sejarah. Konsep Waktu Dimensi TemporalKonsep waktu memiliki dua jenis dalam maknanya, yaitu makna denotatif yang berarti waktu dalam satu kesatuan seperti detik, menit, jam, hari, minggu, bulan, tahun, dan lainnya. Sedangkan makna konotatif yaitu konsep waktu sebagai suatu konsep. Sebagai contoh, kamar mandi kecil pada zaman sebelumnya diartikan sebagai kamar yang berukuran kecil denotatif, tetapi kamar kecil dalam generasi yang berbeda diartikan sebagai kamar mandi konotatif. Adapun beberapa konsep waktu dalam memahami sejarah pada umumnya sebagai berikut Masa lampau merupakan waktu yang sudah terlewat terjadi. Namun, masa lampau terkadang masa yang yang masih berlanjut dan belum berhenti. Masa lampau bersifat terbuka dan saling terhubung antar waktunya. Sehingga, apapun yang sudah terjadi di masa lampau dapat dijadikan sebuah pembelajaran untuk waktu yang akan datang. Sejarah dapat digunakan sebagai pedoman untuk merencanakan masa sekarang dan masa depan. Dalam setiap peristiwa dan kejadian perkembangan manusia dapat dijelaskan secara konkret dengan konsep waktu. Hal tersebut mengartikan bahwa sejarah tidak dapat lepas dari struktur waktu. Beberapa konsep waktu esensial dalam sejarah sebagai berikut 1. PerkembanganSetiap generasi masyarakat yang baru akan terus memperbarui dan membawa bentuk baru yang sesuai dengan kondisi zamannya. Pembaruan setiap generasi menjadikan keberhasilan dalam kehidupan masyarakat. 2. KesinambunganMasyarakat akan mengambil beberapa cara yang dapat dipakai dari zaman-zaman sebelumnya yang menyebabkan adanya kesinambungan sejarah. Walaupun mengambil pembelajaran dari masa lalu, masyarakat tetap mengembangkan sesuatu sesuai zamannya. 3. PengulanganTidak jarang banyak peristiwa sejarah yang mengalami pengulangan. Walaupun secara waktu berbeda, namun latar belakangnya terkadang hampir sama. 4. PerubahanPerubahan dalam masyarakat yang terjadi secara besar dan singkat, biasanya dipengaruhi adanya kekuatan dari luar yang menjadikanya juga Perang Banjarmasin Latar Belakang, Kronologi Sejarah, & Akhir Sejarah Kitab Taurat Nabi Penerima, Makna, & Isi Pokok Ajarannya Sejarah Perkembangan Geografi Klasik, Abad Pertengahan, dan Modern - Sosial Budaya Kontributor Syamsul Dwi MaarifPenulis Syamsul Dwi MaarifEditor Maria Ulfa